function blinklink() *

Halaman

Senin, 05 Desember 2011

Jawaban dari soal ekskul "mobile programmer"

1. Ya tinggal bilang aja "mas/mbak beli kacamata hitam" kan dia buta bukannya bisu. :DD

2.Karena dia tidak jadi ditembak hanya ditodongkan saja,,,,karena selamat dia mengucapkan terima kasih lalu dia segera pergi,

3. Kalimat yang benar diantara kalimat-kalimat diatas adalah
    "kalimat yang dapat anda lihat di bawah ini...."

4. Kesalahannya yaitu,,,untuk apa hutang dari si A dan si B yang 24.000 + 24.000 itu digabungkan ke uang seribu yang dipegang ??? Jadi kesalahannya pada saat menggabungkan sisa hutang dengan uang yang dipegang. Seharusnya dia menggabungkan uang yang dia pegang dengan uang yang dibayar (2.000) dan ditambah harga pizza tadi.

5. Lesna,,karena saya sudah mencoba2

6. Sebenarnya uang seribu tidak ada, seharusnya total pengeluaran ditambahkan dengan uang yang dipegang oleh si A, si B, dan si C,,,,,,bukan ditambah dengan sisa 2.000 yang ada di penjual.

7. Pada Detik ke 250,,,karena pada detik 500 baru penuh,,jadi setengah 500 adalah 250,

8. 10 anggota keluarga,,,ayah+ibu+anak laki laki7+1 anak perempuan,,,karena 1 anak laki2 punya 1 anak perempuan,,:DD

9. Kaum A dan kaum B sama2 kaum 2 yang kaum selalu pembohong yang bhong terus,,,
  aslinya,,,,jadi  pejalan kaki A "si B adalah kaum pembohong"
                         pejalan kaki B "kami dari kaum yang sama "

10. Jawabannya adalah "Soekarno adalah ayahnya Megawati,,,,"

11. Karena ceritanya hanya ada kakek,,,bapak,,,dan anak,,,
jadinya 3 orang,,wkwkwkk

12. (Salah soal ,,,coba liat lagi soalnya)

13. Hari kamis,,,,,
      A : "saya kemarin bohong,," (jujur)
      B : "saya juga bohong,,," (bohong,,karena hari ini hari kamis,,soalnya hari rabu itu waktunya dia jujur)

14. 0%    karena tidak mungkin hanya 2 anak yang benar mengambil payung,,pasti 3 anak yang benar,,

15. 1/6 karena sama saja kembali ke awal,,,,dan 3 kali berturut turut itu dia sudah benar...

16. Karena pria tersebut tinggal di LANTAI paling atas,,,,dan apartemen,,,tidak memiliki atap,,karena apartemen atapnya berbentuk datar,,dia menaiki separuh lift karena lift tidak sampai ke atap,,,kecuali hujan karena tidak ada atap,,,sehingga dia harus menunggu reda,,,

Kamis, 03 Februari 2011

> Membuat KomiK <

Membuat sebuah buku komik sebenarnya merupakan proses yang sangat rumit. Ada banyak langkah utama yang harus ditempuh dan dapat melibatkan banyak orang untuk memprosesnya. Dari ide-ide yang dikemukakan, kita akan melihat apa saja yang dilakukan untuk membuat sebuah komik sehingga Anda bisa tahu apa yang diharapkan ketika Anda membuat komik Anda sendiri.
  1. Ide/konsep Setiap komik diawali oleh ide/konsep. Ide/konsep itu bisa berupa pertanyaan, seperti "Aku bertanya-tanya apa yang akan terjadi bila seorang tentara nasional Amerika bertemu dengan makhluk asing?" Bisa juga berupa suatu konsep perjalanan waktu. Atau berdasarkan suatu tokoh, misalnya Kapten Jaberwocky, seorang pria berhati monster. Semua itu bisa saja menjadi dasar sebuah komik.
  2. Penulis/cerita Orang atau kelompok orang ini membuat keseluruhan cerita dan dialog yang ada dalam komik. Akan lebih mudah bila penulis memunyai ide atau konsep sendiri, tetapi ini bukanlah suatu keharusan. Penulis akan memberikan dasar struktur, ritme, seting, tokoh, dan plot yang digunakan pada komik. Kadang-kadang cerita itu benar-benar sempurna, termasuk latar dan karakter yang ada pada cerita tersebut. Atau bisa pula penulis memberikan dasar alur cerita, kemudian dialognya akan disusulkan.
  3. Ilustrator (penciller) Ketika cerita atau alur cerita selesai dikerjakan, selanjutnya adalah tugas ilustrator (penciller). Ia menggambar cerita yang ada dengan pensil sehingga pemberi tinta bisa membenahi kesalahan atau perubahan yang mungkin terjadi. Ia bertangung jawab pada seluruh tampilan komik, juga menjadi bagian penting seluruh proses pembuatan komik sebab komik sering dinilai berdasarkan hasil kerjanya.
  4. Pemberi tinta (inker) Pemberi tinta menerima gambar dari ilustrator, menambahkan tinta hitam pada seluruh garis gambar sehingga menambah nilai seni dan memberi kesan tiga dimensi yang lebih dalam. Ia juga mengerjakan hal-hal lain, seperti memudahkan gambar untuk disalin dan diwarnai karena terkadang hasil gambar dari pensil agak kasar. Beberapa ilustrator akan mengerjakan proses ini sendiri, tetapi penintaan membutuhkan keterampilan lain daripada yang dibutuhkan oleh ilustrator. Meskipun kadang-kadang ditujukan untuk memperindah, penintaan merupakan proses terpenting yang memberi kesempurnaan dan tampilan yang indah. Dan hal ini merupakan hak dari seniman itu sendiri.
  5. Pemberi warna (colorist) Ia bertugas menambahkan warna, pencahayaan, dan bayangan pada gambar dalam komik. Perhatian khusus pada setiap detailnya amatlah penting karena jika pemberi warna tidak menggunakan warna yang tepat, pembaca tidak akan mengetahuinya. Bila rambut dari tokohnya berwarna coklat dalam satu adegan, lalu pirang di adegan yang lain, pembaca akan bingung. Seorang pemberi warna yang baik akan membuat halaman yang harus diwarnai menjadi lebih hidup. Beberapa orang memilih untuk tidak melakukan proses ini; beberapa melakukannya untuk menghemat dana, yang lain untuk memberi tampilan lain pada gambar-gambar itu. Meskipun kebanyakan tidak terjual selaris komik berwarna, beberapa komik seperti ini juga bisa laris, misalnya Image Comics, "The Walking Dead".
  6. Penulis skenario (letterer) Tanpa kata-kata untuk memperdalam cerita, pembaca akan kebingungan. Dalam tahap ini, penulis skenario membubuhkan kata-kata, efek suara, judul, tulisan di bawah gambar, serta kata-kata dan pikiran dalam awan/gelembung. Beberapa penulis skenario mengerjakannya secara manual dengan tangan dengan bantuan Ames Guide dan T-Square, tetapi kebanyakan melakukannya dengan komputer.
  7. Editorial Dalam proses ini, editor mengawasi kualitas produksi. Bila terjadi kesalahan, mereka mengembalikannya kepada pembuatnya atau orang lain untuk membenarkan kesalahan yang ada, bahkan kadang-kadang memperbaikinya sendiri. Editor adalah baris pertahanan terakhir untuk menemukan kesalahan dan meyakinkan bahwa komik ini adalah suatu komik yang berkualitas.
  8. Pencetakan/Penerbitan Saat komik selesai dikerjakan, itu berarti waktunya untuk dicetak. Biasanya dicetak, kadang-kadang dibuat digital. Mesin cetak yang digunakan dipilih khusus dan disewa untuk mencetak komik-komik tertentu. Kadang-kadang hanya dalam beberapa minggu saja, komik-komik dapat dicetak dan siap jual.
  9. Pemasaran Bila komik sudah siap jual, bahkan sering kali sebelum komik ini selesai, saatnya untuk dipasarkan. Peluncuran lewat situs-situs, majalah-majalah, dan iklan akan menolong komik tersebut laris terjual. Bila sudah siap, salinan ulasan bisa dikirim kepada para pengulas. Bila komik itu bagus, sering kali terlebih dahulu diiklankan secara terus-menerus di internet.
  10. Pendistribusian Anda memerlukan cara supaya komik Anda dikenal banyak orang. Cara yang paling umum adalah Diamond Comics, cukup banyak distributor yang menyalurkannya pada pengecer. Proses pemasarannya penuh strategi dan Anda memerlukan penjualan yang cepat, tetapi akan sangat penting bila komik Anda bisa sampai ke tangan para pengecer. Cara lain bisa dengan mengadakan pertemuan para pembuat komik yang juga diadakan di seluruh dunia. Anda bisa membuat suatu situs untuk menjual dan mengirimnya melalui e-mail atau mungkin menitipkannya ke toko buku bila mereka mau menjualkannya